PENGENALAN DAN IMPLEMENTASI TEKNOLOGI VOIPPADA SISTEM
KOMUNIKASI BERGERAK
Abstraksi
Dalam modern, komunikasi sebagai salah satu kebutuhan yang sangat
penting.Komunikasi melalui telepon, umumnya dikenal oleh masyarakat di
Indonesiabergerak di Sircuit Switching menggunakan PCM (Pulse Code
Modulation)metode, misalnya PSTN (Public Beralih Telephone Network). Dengan metode
iniPCM, laju telepon begitu mahal, apalagi jika di Komunikasi Internasional, terasabegitu
mahal. Selama perkembangan internet sampai saat ini, banyak artikel yang menjelaskan
bahwa di masa depan, lalu lintas telepon akan berjalan pada protokol internet yang akan
menurunkan tingkat komunikasi, antara 70- 75 persen. Kom unikasi melalui telepon yang
berjalan pada protokol internet dikenalsebagai VoIP (Voice over Internet Protocol). Data,
gambar, suara atau video yang dikirim dengan metode Packet Switching. Data dipotong
menjadi paket kecil(frame) agar mudah dalam pengiriman. Protokol yang digunakan di
VoIP,seperti: H.323, SIP, MGCP, dan Megaco/H.248. Dalam Makalah ini, di
jelaskanbagaimana teknologi VoIP bisa digunakan dalam dunia telekomunikasi
.
Kata kunci
: VoIP, paket, frame, data, gambar, video, protokol, H.323, SIP, MGCP, dan
Megaco/H.248, VoIP Rakyat, Skype
Latar Belakang Masalah
Dalam modern, komunikasi sebagai salah satu kebutuhan yangsangat penting.
Komunikasi melalui telepon, umumnya dikenal olehmasyarakat di Indonesia
bergerak di Sircuit Switching menggunakan PCM(Pulse Code Modulation)
metode, misalnya PSTN (Public BeralihTelephone Network). Dengan metode
ini PCM, laju telepon begitu mahal,apalagi jika di Komunikasi Internasional,
terasa begitu mahal. Selamaperkembangan internet sampai saa t ini, banyak artikel yang
menjelaskanbahwa di masa depan, lalu lintas telepon akan berjalan pada protokolinternet
yang akan menurunkan tingkat komunikasi, antara 70-75 persen.Komunikasi
melalui telepon yang berjalan pada protokol internetdikenal sebagai VoIP
(Voice over Internet Protocol). Data, gambar, suaraatau video yang dikirim dengan
metode Packet Switching. Data dipotongmenjadi paket kecil (frame) agar mudah
dalam pengiriman. Protokol yangdigunakan di VoIP, seperti: H.323, SIP,
MGCP, dan Megaco/H.248
1
FEBRI YANTO
Metodologi Penelitian
Metode yang digunakan dalam menyelesaikan laporan makalah
iniantara lain:
A.
Tahap Studi Literatur
Dilakukan studi literatur dengan mempelajari mengenai konsep
danteori pendukung yang berkaitan dengan makalah ini. Proses
pembelajaranmateri penelitian melalui pustaka-pustaka yang berkaitan
dengan penelitianbaik berupa buku maupun jurnal ilmiah diantaranya
“
White Paper VoIP
”
,wikipedia VoIP,
Cisco Guide Book Documentation VoIP,
dll.
Sekilas Tentang VoIP
Komunikasi menjadi kebutuhan di masyarakat modern, namuncenderung
mahal. Google pernah mempopulerkan bahwa kalau berteleponbisa gratis
mengapa mesti membayar? Melalui google freetalk, googlemencoba
menawarkan telepon gratis yang terintegrasi dengan
email,Skypeadalah yang pertama kali menerapkan telepon melaui internet
(VoIP),kemudian di ikuti yahoomesenger, dan di Indonesia
ada www.voiprakyat.or.id, sebagai pioneer telepon gratis. Semuanya
itumengimplementasikan teknologi VoIP.Dewasa ini dengan tingkat
persaingan bisnis dibidangtelekomunikasi yang semakin ketat
masing-masing providertelekomunikasi berusaha menurunkan biaya
komunikasi baik lakal, interlokal maupun internasional. Untuk
menurunkan biaya
komunikasitersebut beberapa provider tersebut mengadopsi teknologi
VoIPdiantaranya : XL dengan produk JIMAT nya, Telkom dengan
layanan VoIP 017.
dikompresi) dari sinyal suara terdigitasi (hasil PCM G.711) dan
juga melakukan rekonstruksi pada sisi
receiver
. Frame - yang merupakan paket
2
–
paket informasi ini lalu di transmisikan melalui jaringan IP
dengan suatustandar komunikasi jaringan
packet
–
based
. Standar G.711 merupakanteknik kompresi yang tidak
effisien, karena akan memakan bandwidth 64Kbps untuk kanal
pembicaraan. Agar bandwidth yang digunakan tidak besar dan tidak
mengesampingkan kualitas suara, maka solusi yangdigunakan
untuk pengkompresi diguanakan standar G.723.1.
2.4.2
Standar G.723.1
Pengkode sinyal suara G.723.1 adalah jenis pengkode suara
yangdirekomendasikan untuk terminal multimedia dengan bit
rate rendah.G.723.1 memiliki dual rate speech coder yang
dapat di-switch pada batas5.3 kbit/s dan 6.3 kbit/s. Dengan
memiliki dual rate speech coder ini makaG.723.1 memiliki
fleksibilitas dalam beradaptasi terhadap informasi yangdikan dung
oleh sinyal suara. G.723.1 dilengkapi dengan fasilitas untuk
memperbagus sinyalsuara hasil sintesis. Pada bagian encoder
G.723.1 dilengkapi denganformant perceptual weighting filter
dan harmonic noise shaping filtersementara di bagian
decoder-nya G.723.1 memiliki pitch postfilter dan
18 formant postfilter sehingga sinyal suara hasil rekonstruksi
menjadi sangatmirip dengan aslinya. Sinyal eksitasi untuk bit
rate rendah dikodekandengan Algebraic Code Excited Linier
Prediction (ACELP) sedangkanuntuk rate tinggi dikodekan
dengan menggunakan Multipulse MaximumLikelihood
Quantization (MP-MLQ). Rate yang lebih tinggi
3
menghasilkankualitas yang lebih baik. Masukan bagi G.723.1
adalah sinyal suara digitalyang di-sampling dengan frekuensi
sampling 8.000 Hz dan dikuantisasidengan PCM 16 bit. Delay
algoritmik dari G.723.1 adalah 37.5 msec(panjang frame
ditambah
lookahead
), delay pemrosesannya sangat ditentukan oleh prosesor yang
mengerjakan perhitunganperhitungan padaalgoritma G.723.1.
Dengan menggunakan DSP prosesor maka delaypemrosesan
dapat diperkecil. Selain itu kompresi data suara yang
direkomendasikan ITU adalahG.726, merupakan teknik
pengkodean suara ADPCM dengan hasilpengkodean pada 40,
32, 24, dan 16 kbps. Biasanya juga digunakan padapengiriman
paket data pada telepon publik maupun peralatan PBX
yangmendukung ADPCM. G.728, merupakan teknik pengkodean
suara CELP dengan hasil pengkodean 16 kbps. G.729
merupakan pengkodean suara jenis CELP dengan hasil kompresi
pada 8kbps.Berikut ini adalah tabel perban dingan beberapa teknik
kompresistandar ITU-T
Protokol-Protokol Penunjang Jaringan VOIP2.5.1
Protokol TCP/IP
TCP/IP (
Transfer Control Protocol/Internet Protocol
) merupakansebuah protokol yang digunakan pada jaringan
Internet. Protokol ini terdiridari dua bagian besar, yaitu TCP dan IP.
Ilustrasi pemrosesan data untuk dikirimkan dengan menggunakan
protokol TCP/IP diberikan pada gambardibawah ini.
VoIP adalah teknologi yang memanfaatkan Internet Protocol
untuk menyediakan komunikasi
voice
secara elektronis dan
4
real-time
.(Raharja, Anton., 2006).2.
VoIP adalah metode untuk mengambil sinyal analog audio,
seperti jenis yang Anda dengar ketika Anda berbicara di telepon,
danmengubahnya menjadi data digital yang dapat
ditransmisikanmelalui Internet (www.HowStuffWorks.com)3.
VoIP adalah routing percakapan suara melalui Internet atau
melalui jaringan berbasis IP lain (www.en.wikipedia.com).4.
VoIP adalah singkatan dari Voice Over IP, atau lebih layanantelepon istilah
umum melalui Internet (www.voip-info.org).
Arsitektur Jaringan VoIP
Stardarisasi protokol komunikasi pada teknologi VoIP sepertiH.323
telah memungkinkan komunikasi terintegrasi dengan
jaringankomunikasi lainnya seperti PSTN.Jaringan komunikasi yang
telah luas digelar dan paling awal di Indonesia adalah jaringan PSTN yang
dikelola oleh PT. Telkom. Untuk perancangan jaringan tersebut perlu
ditentukan posisi Network Operation
Center (NOC), Point Of Presence (POP), Router, Gateway maupun link antar
kota-kota yang strategis dan efesien.Dalam perancangan jaringan
VoIP yang ditekankan adalah
delay
dan
bandwidth
.
Delay
5
adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkandata dari sumber
(pengirim) ke tujuan (penerima), sedangkan bandwidthadalah
kecepatan maksimum yang dapat digunakan untuk melakukantransmisi
data antar komputer pada jaringan IP atau internet
Tabel perbandingan teknikteknik standar
ITU Gambar Mekanisme Protokol TCP/IP
6
Terminal Pada Jaringan Paket
7
TUGAS
TEKNOLOGI VOIP DAN IMPLEMENTASI DI
INDONESIA
DI SUSUN OLEH :
1. FEBRI YANTO
KELAS : XI TKJ
GURU PEMBIMBING :IBU YUNI, S.Pd
SMK NEGERI 1 SIMPANG PEMATANG
Kec. Simpang pematang
Kab.mesuji
TAHUN AJARAN 2014/2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar